Monday, November 16, 2009

About Plate Number

Sekedar iseng2 saja tulisan ini dibuat (tapi boleh dianggap serius/dua rius dst hehe).

Kode wilayah kendaraan bermotor di Indonesia ditetapkan oleh Peraturan Kapolri Nomor Polisi 4 Tahun 2006 (kalau tidak salah).

Kode wilayah itu adalah sebagai berikut:

PULAU SUMATRA

BL = Nanggroe Aceh Darussalam
BB = Sumatera Utara Bagian Barat (Tapanuli)
BK = Sumatera Utara
BA = Sumatera Barat
BM = Riau
BP = Kepulauan Riau
BG = Sumatera Selatan
BN = Kepulauan Bangka Belitung
BE = Lampung
BD = Bengkulu
BH = Jambi

PULAU JAWA
A = Banten: Kabupaten/Kota Serang, Kabupaten Pandeglang, Kota Cilegon, Kabupaten Lebak, sebagian Kabupaten Tangerang
B= DKI Jakarta, Kabupaten/Kota Tangerang, Kabupaten/Kota Bekasi, Kota Depok
D= Kabupaten/Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat
E = eks Karesidenan Cirebon: Kabupaten/Kota Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan
F = eks Karesidenan Bogor: Kabupaten/Kota Bogor, Kabupaten Cianjur, Kabupaten/Kota Sukabumi
T = Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Karawang, sebagian Kabupaten Bekasi, Kabupaten Subang
Z = Kabupaten Garut, Kabupaten/Kota Tasikmalaya, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar
G = eks Karesidenan Pekalongan: Kabupaten/Kota Pekalongan, Kabupaten/Kota Tegal, Kabupaten Brebes, Kabupaten Batang, Kabupaten Pemalang
H = eks Karesidenan Semarang: Kabupaten/Kota Semarang, Kota Salatiga, Kabupaten Kendal, Kabupaten Demak
K = eks Karesidenan Pati: Kabupaten Pati, Kabupaten Kudus, Kabupaten Jepara, Kabupaten Rembang, Kabupaten Blora, Kabupaten Grobogan
R = eks Karesidenan Banyumas: Kabupaten Banyumas, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Banjarnegara
AA = eks Karesidenan Kedu: Kabupaten/Kota Magelang, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Kebumen, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Wonosobo
AB = DI Yogyakarta: Kota Yogyakarta, Kabupaten Bantul, Kabupaten Gunung Kidul, Kabupaten Sleman, Kabupaten Kulon Progo
AD = eks Karesidenan Surakarta: Kota Surakarta, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Sragen, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Klaten
L = Kota Surabaya
M = eks Karesidenan Madura: Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Sumenep, Kabupaten Sampang, Kabupaten Bangkalan
N = eks Karesidenan Malang: Kabupaten/Kota Malang, Kabupaten/Kota Probolinggo, Kabupaten/Kota Pasuruan, Kabupaten Lumajang, Kota Batu
P = eks Karesidenan Besuki: Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Jember, Kabupaten Banyuwangi
S = eks Karesidenan Bojonegoro: Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten/Kota Mojokerto, Kabupaten Tuban, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Jombang
W = Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik
AE = eks Karesidenan Madiun: Kabupaten/Kota Madiun, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Magetan, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Pacitan
AG = eks Karesidenan Kediri: Kabupaten/Kota Kediri, Kabupaten/Kota Blitar, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Trenggalek

BALI DAN NUSA TENGGARA
DK = Bali
DR = NTB I (Pulau Lombok: Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Timur, Kabupaten Lombok Tengah)
EA = NTB II (Pulau Sumbawa: Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Dompu, Kabupaten/Kota Bima)
DH = NTT I (Pulau Timor: Kabupaten/Kota Kupang, Kabupaten TTU, TTS, Kabupaten Rote Ndao
EB = NTT II (Pulau Flores dan kepulauan: Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Manggarai, Kabupaten Ngada, Kabupaten Ende, Kabupaten Sikka, Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Lembata, Kabupaten Alor)
ED = NTT III (Pulau Sumba: Kabupaten Sumba Barat, Kabupaten Sumba Timur)

KALIMANTAN
KB = Kalimantan Barat
DA = Kalimantan Selatan
KH = Kalimantan Tengah
KT = Kalimantan Timur

SULAWESI
DB = Sulawesi Utara Daratan (Kota Manado, Kota Tomohon, Kota Bitung, Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Minahasa Selatan)
DL = Sulawesi Utara Kepulauan (Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kabupaten Kepulauan Talaud)
DM = Gorontalo
DN = Sulawesi Tengah
DT = Sulawesi Tenggara
DD = Sulawesi Selatan
DC = Sulawesi Barat

MALUKU DAN PAPUA
DE = Maluku
DG = Maluku Utara
DS = Papua dan Papua Barat


Hehe

Share

Thursday, November 12, 2009

About Trabant Car


(Yang sudah tahu DILARANG BACA, hehe)
Kita sudah sangat familier dengan kata inden. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, inden meiliki arti pembelian barang dengan cara memesan dan membayar lebih dahulu. Sedangkan yang dimaksud dengan waktu inden adalah waktu antara pembayaran barang dengan waktu sampainya barang ke tangan pembeli.

Contoh yang paling mudah adalah waktu inden mobil, yaitu waktu antara pembayaran barang (uang muka kalau kredit) dengan sampainya mobil ke tangan pembeli (wow, berat yak). Ada yang waktu inden hanya sebulan, ada juga yang sampai setahun jika mobil tersebut sangat populer atau merakyat.

Nah, kalau masalah waktu inden ini, mobil Trabant adalah pemegang rekor. Mengapa?

Mobil Trabant adalah mobil buatan Jerman Timur yang diproduksi antara tahun 1957-1991. Waktu inden mobil ini rata-rata adalah ... 15 TAHUN (wow). Jadi jika Anda membeli pada umur 40 tahun, maka mobil akan sampai ke tangan Anda ketika Anda pensiun. Tidak tahu mengapa waktu indennya begitu lama, mungkin karena sangat populer yak (bisa sahaja).

Mobilnya ada di gambar di bawah ini. Mungil dan imut yak.


Karena waktu inden-nya yang super lama itulah, harga mobil bekasnya justru lebih tinggi dari harga mobil barunya, karena mobil bekas tidak perlu waktu lama untuk menunggu dan bisa langsung dibawa ngebut.

Hehe

Share

Tuesday, November 10, 2009

15 Tips to Save Energy, 15 Tips untuk Menghemat Energi

Banyak imbauan tentang menghemat energi. Tapi bagaimana caranya? Ikutilah 15 tips sederhana berikut ini dalam menghemat energi. (yang sudah tahu dilarang baca, hehe)

TIPS 1
Untuk AC pendingin ruangan (waktu musim panas, daerah-daerah bersuhu panas) set-lah pada temperatur 25C, sedangakan untuk AC penghangat ruangan (waktu musim dingin, daerah-daerah bersuhu dingin/pegunungan) set-lah pada suhu 20C.


Selain itu, jika kita berada pada ruangan ber-AC pendingin ruangan, janganlah memakai jas dan dasi. Sebaliknya, jika kita berada pada ruangan ber-AC penghangat ruangan, pakailah pakaian penghangat.

TIPS 2
Matikan AC ketika tidak dipakai.




TIPS 3
Aturlah jarak yang sesuai antara lemari es dan dinding.

TIPS 4
Belilah barang-barang elektronik yang hemat energi.


TIPS 5
Gunakanlah bohlam lampu yang hemat energi untuk menerangi ruangan.

TIPS 6
Jangan menyimpan terlalu banyak (berlebihan) di dalam lemari es.

TIPS 7
Lepaskan colokan listrik barang-barang elektronik yang tidak dipakai dalam waktu lama.

TIPS 8
Pakailah microwave untuk menghangatkan masakan.

TIPS 9
Jangan menyalakan televisi terus-menerus jika tidak dilihat.

TIPS 10
Gunakanlah air panas pada shower sesuai keperluan.

TIPS 11
Janganlah mengambil jarak yang jauh dengan orang lain ketika mandi di bathtub air panas bersama-sama.

TIPS 12
Ketika mengemudikan kendaraan, melajulah dengan kecepatan yang paling ekonomis, jangan melaju dengan tiba-tiba ataupun akselerasi tiba-tiba.

TIPS 13
Hindarilah menggunakan kendaraan pribadi, gunakanlah alat-alat transportasi umum seperti kereta atau bus.

TIPS 14
Jagalah tekanan udara yang tepat pada roda kendaraan kita.

TIPS 15
Jangan menyalakan mesin mobil ketika berhenti.


Hehe

Share

Saturday, January 03, 2009

My Diet

I did this diet few years ago and I lost 23 kg in 6 months (smiling.)

My diet is:
1. No snacks at all
2. Just drink tea (no sugar) and water
3. Half portion of rice
4. Always standing in the bus or train (no sitting at all), but do not stand in the plane (laughing)
5. Walking everyday (at least 5 km)
6. No sleep after dinner
7. Standing for an hour after lunch in the library reading books
8. Doing housework (ironing, cleaning). Some experts say that doing housework is equal to going to fitness center

Ok, good luck guys.

Bagaimana pengalaman teman2 yang lain ya? (tulis di komentar aja)

Jangan lupa follow kami di Twitter @yoyoimut @t4nyaupdate @carialamat

^^

Share

Wednesday, December 17, 2008

Suzuki and the Christmas Tree

Ternyata Suzuki(nama orang) dan pohon natal bersahabat.

Apa sebab?

Jika kita lihat nama Suzuki yang ditulis dalam tulisan kanji, maka akan terdiri dari 2 huruf, yaitu huruf Suzu dan huruf Ki. Suzu berarti lonceng atau bel, sedangkan Ki berarti pohon.

Nah, jika kita menggabungkan arti dari 2 huruf ini secara "semena-mena" maka akan muncul arti pohon yang memiliki banyak lonceng. Dan jika dipikir-pikir pohon natal juga bisa dihiasi dengan aneka lonceng.

Dengan kata lain, Suzuki adalah pohon natal dalam bahasa Japan (senyum senyum).

And, Merry Christmas guys. Jangan lupa kalau ada coklat dll kirim ke sini ya.

Hehehe.